rss

AUTHOR

My photo
I just want to share what I know..so thank you for visit,regards.
Nyalakan lampu depan anda ketika mengendarai sepeda motor di siang hari, demi keselamatan diri sendiri dan orang lain!
Bookmark and Share
Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

Surat Dari Gaza: "Jangan Lupakan Kami, Kalianlah Yang Kami Miliki Sekarang


Assalamu'alaikum kaum muslimin,

Ane dapet e-mail dari salah satu sahabat ane, isinya tentang Ummu Taqi, seorang ummahat (warga) dari Gaza, Palestina. Beliau diwawancarai oleh Islam Channel beberapa waktu lalu. Setelah wawancara, Ummu Taqi menulis sebuah surat dalam bahasa Arab yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, surat ini ditujukan kepada kaum Muslimin di seluruh dunia. Berikut isi surat nya yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia :

Assalamualaikum,

Saudara dan saudari yang saya sayangi, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengirimkan pesan dari para muslimah di Gaza. Silakan dengarkan situasi kami dan beritahu semua orang. Situasi yang kami hadapi sangat mengerikan namun iman kami alhamdulillah kuat, walaupun kami tidak memiliki air, dan jika pun ada air itu tercemar dan kami tidak memiliki uang untuk membeli air mineral. Ketika kami punya uang, para penjual air berkata bahwa terlalu berbahaya bagi mereka sendiri untuk berjalan keluar dan mendapatkan pasokan air yang baru. Kami tidak memiliki gas, dan bahkan sama sekali tidak ada selama empat bulan terakhir. Kami memasak makanan kecil yang kami miliki dalam api yang kami bikin sendiri.

  
Orang-orang kami telah kehilangan semua pekerjaan mereka. Mereka menghabiskan hari-hari mereka di rumah sekarang. Suami saya seharian hanya pergi dari satu tempat ke tempat lain hanya untuk mencari air. Dia biasanya kembali dengan tangan kosong. Tidak ada sekolah, tidak ada bank, hampir tidak ada rumah sakit yang terbuka. Kami selalu sadar bahwa hidup kami sangat riskan walaupun ada di ruangan apalagi di luar. Mereka (Israel) memberi kami jam malam antara pukul 01.00 sampai dengan- 04:00 dini hari. Pada jam itulah kami boleh keluar, dan Israel berkata "silakan cari pasokan untuk kalian," tapi itu adalah dusta.


Kami makan nasi dan roti hanya satu kali dalam satu hari. Daging dan susu adalah sebuah kemewahan. Mereka menggunakan bahan kimia di daerah-daerah yang berada di perbatasan. Kami diberitahu bahwa orang-orang berdemonstrasi di seluruh dunia. Masya Allah. Kenyataan bahwa kalian pergi ke kedutaan besar dan meninggalkan rumah kalian, membuat kami merasa bahwa kami tidak sendirian dalam perjuangan ini.

Tapi kemudian kalian bisa pulang ke rumah dan mengunci pintu kalian. Kami tidak bisa melakukan itu. Saya harus meninggalkan rumah saya di lantai dua setiap malam dan tinggal dengan kakak saya di lantai dasar. Jika ada serangan, dari lantai dasar, kami bisa pergi lebih lebih cepat.

Ya, kami lelah. Ketika kami mendengar roket dan bom dan melihat pesawat yang terbang terlalu dekat dengan gedung kami, saya berteriak dengan anak saya yang masih kecil dan suami saya merasa tak berdaya.
Dalam semua ini tidak ada satu pun selain Allah (swt) yang dapat menyelamatkan kami. Tetapi ummah juga bertanya-tanya dimana tentara, dimana kemenangan itu? Jangan lupakan kami karena kalian semualah yang kami miliki sekarang. Sumbangan kalian sama sekali tidak sampai kepada kami, dan ketika Israel membuka perbatasan, sumbangan itu hanya untuk beberapa gelintir saja. Teruslah beramal karena Allah dan berdoa bahwa kemenangan akan segera datang, insyaAllah.


Wassalam,


Ummu Taqi




Subhanallah, betapa menderitanya saudara kita di Palestina. Mari sejenak kita kirimkan do'a dan sedikit sedekah melalui badan/lembaga kemanusiaa yang sudah ditunjuk. InsyaAllah do'a dan bantuan kita bisa meringankan penderitaan mereka, Amin.




Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Sofyan Hadi.

sumber : mailing list,

Terbakarnya "King Of King" Patung yesus di Ohio

"King Of King" adalah sebutan untuk sebuah patung "yesus" yang berada di kota Ohio, Amerika Serikat. Patung ini dibuat pada tahun 2004 silam, patung berukuran setinggi 18,9 meter dan lebar 12 meter dengan konstruksi baja pada bagian tulang dan diselimuti bahan dari busa plastik dan bahan fiberglass itu telah lenyap dilahap si jago api. Diberitakan, api berkobar dalam tempo yang singkat. Tapi nyaris saja api meludeskan gedung pertunjukan dan gereja yang lokasinya sangat berdekatan. Percikan api sempat membakar bagian atap gedung itu. "Tidak ada korban luka dalam peristiwa ini," kata kepala polisi Mark Neu.

Kendati demikian, nilai kerugian dari hangusnya patung lambang Ohio itu ditaksir mencapai Rp6,4 miliar. Sedangkan kerugian untuk atap gedung mencapai sekitar Rp3,6 miliar.  Kebakaran ini disebabkan oleh sambaran petir pada malam terjadinya hujan. 

Berikut ini foto-foto dari proses awal pembangunan hingga proses terbakar :
 Setelah terbakar :




Video nya :


With Music :



Tersirat dalam Al-Qur'anul Kariim :

63. Ibrahim menjawab: "Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara." (Q.S Al-Anbiyaa :63)

Inikah pertanda kebesaran Ilahi?

sumber berita : vivanews.com
sumber video : youtube.com
artikel dikembangkan oleh blog ini.

Protein Darah Babi Di Dalam Filter Rokok



Rokok, belum lama ini salah satu Organisasi Islam yaitu Muhammadiyah sempat mengeluarkan fatwa yang berisikan tentang Diharamkannya Merokok, namun hal ini tentunya ditentang oleh berbagai pihak karena tidak diketahui secara pasti alasan Ormas tersebut mengeluarkan fatwa mengenai rokok. Secara di tubuh OrMas itu sendiri banyak yang gak setubuh..ups..setuju maksudnya. 


Tapi, tahukah anda? sepertinya sebentar lagi kita (muslim) emang kudu berhenti merokok !! kenapa? ternyata eh..ternyata, Filter yang fungsi nya menyaring bahan kimia berbahaya tersebut terkandung hemoglobin atau protein darah babi, hal ini ditemukan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Christien Meinderstma, bersama Profesor Kesehatan Masyarakat dari University Of Sidney, Simon Chapman. 



Menurut kedua peneliti, riset itu merupakan bagian dari rahasia bisnis dan dagang. Hal itu, kata meraka, dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian umat Islam dan Yahudi yang mengharamkan babi.

Tanya : Tapi itukan untuk rokok yang ada filternya aja bro, klo kaya Djisamsoe gimana?
Jawab : Kagak tau ane!

Tanya : Apa iya produksi rokok luar negeri dan dalam negeri memiliki resep yang sama?
Jawab : Kagak tau juga ane!

Tanya : Loh, koq kagak tau mulu?!!
Jawab : Ane juga cuma baca doang dari liputan6.com, yang pasti jawaban mengenai haram / tidaknya kita tunggu para petinggi MUI ajalah. 

Tanya : Satu lagi bro, kalo yang non muslim berarti sah-sah aja dong ngerokok..not fair man!
Jawab : Nah..kan, ribet kan kalo hukum yang buat manusia hehehe..setahu ane sih selama sesuatu nya itu bermanfaat untuk orang banyak kenapa harus di haramkan? dan sebaliknya, kalo lebih banyak mudharatnya sebaiknya sih dihindari mabro, tapi kalo didalamnya sudah jelas diharamkan oleh Agama dalam hal ini Babi tentunya ane setuju kalo diharamkan tapi kan belum terbukti. well.. dikembalikan ke pribadi masing-masing ajalah..toh Miras (baca: Minuman Keras) aja yang jelas-jelas diharamkan dalam Islam masih ada aja yang melanggar baik pihak penjual,pembeli atau dari sisi legalitas. Iya kan? 

Lantas, masih tetep ngerokok gak nih? hmm..kalo ane pribadi sih karena ngerokok menambah konsentrasi dan menghilangkan jenuh so tetep lanjut, tapi sementara ini stop dulu yang pake filter sampai ada fakta yang membenarkan si hemoglobin nyasar itu.

Hehehe...

sumber informasi : liputan6.com

Cara Melaksanakan Shalat Gerhana (Matahari dan Bulan)

Kalo gak salah hari ini diprediksi akan ada Gerhana Matahari oleh beberapa media baik di internet maupun stasiun tv (detiknews,dll), ada baiknya selaku umat islam melaksanakan shalat sunnah seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW serta firman Allah SWT:
هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَلِكَ إِلا بِالْحَقِّ يُفَصِّلُ الآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ (٥)

“Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkannya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda kebesaran-Nya kepada orang-orang yang mengetahui” (Yunus:5)


Shalat dua gerhana atau disebut juga Shalat Kusufain adalah shalat karena gerhana bulan dan gerhana matahari. Kalau gerhana bulan kita lakukan shalat Khusuf, dan kalau gerhana matahari kita lakukan shalat Kusuf, kedua shalat ini hukumnya sunnah muakkad.


Waktu melaksanakan shalat gerhana matahari yaitu dari timbul gerhana itu sampai matahari kembali sebagaimana biasa, atau sampai terbenam. Sedang shalat gerhana bulan waktunya mulai dari terjadinya gerhana itu samapi terbit kembali, atau sampai bulan nampak utuh.


Cara melaksanakannya,


Pertama : Shalat dua raka'at sebagaimana shalat biasa, boleh dilakukan sendiri-sendiri tetapi lebih utama dilakukan berjama'ah.


Kedua :
  • Shalat dua raka'at dengan 4 kali ruku', dan 4 kali sujud, yakni pada raka'at pertama sesudah ruku' dan I'tidal membaca surat Al-Fatihah lagi, kemudain terus ruku' sekali lagi dan I'tidal lagi, kemudian ters sujud sebagaimana biasa.
  • Pada raka'at kedua juga dilakukan seperti pada raka'at yang pertama. Dengan demikian shalat gerhana itu semuanya ada 4 ruku', 4 Fatihah dan 4 Sujud.
  • Bacaan Fatihah dan surat dalam shalat gerhana bulan dinyaringkan, sedang dalam gerhana matahari tidak dinyaringkan. Dalam membaca surat pada tiap-tiap raka'at disunnahkan membaca surat-surat yang panjang.
  • Jika shalat gerhana itu dikerjakan seperti shalat biasa dua raka'at dengan dua ruku', maka tidak ada halangan, yakni cukup sah pula.
Lafazh / Niatnya (Gerhana Bulan) :
(dalam bahasa indonesia) : USHALLI SUNNATAL KHUSUUFI RAK'ATAINI LILLAHI TA'ALAA. ALLAHUAKBAR.
artinya : "Aku niat shalat gerhana bulan dua raka'at, karena Allah Ta'ala".


Lafazh / Niatnya (Gerhana Matahari) :
(dalam bahasa indonesia) : USHALLI SUNNATAL KUSUUFI RAK'ATAINI LILLAHI TA'ALA. ALLAHUAKBAR.
artinya : "Aku niat shalat gerhana matahari dua raka'at, karena Allah Ta'ala"

kemunculan imam Mahdi di tahun 2020 ?

Seperti yang temen-temen tau, banyak banget terjadi perbedaan-perbedaan pendapat tentang hari kiamat dan kemunculan imam mahdi. Ada yang bilang di 2009 lah ( lha…tahun ini donkz,,,,,), ada yang bilang 2012, ada yang bilang 2015,,bahkan ada yang bilang “Masih Lama!!!jadi kite santai aja cuy,,,kite nikmatin hidup kite…”
Ya,,namanya juga Cuma prediksi,,pasti bakalan beda-beda. Tapi sekarang, yang jadi masalah,,manakah prediksi yang harus kita percayai… prediksi orang kuffar kah?? Orang bodoh ?? dukun ?? pesulap ?? mama Lorenz?? Atau kah ktia pecaya pendapat para ulama?? Yang,,pastinya ktia harus percaya sama ulama lah,,, why ?? karena yang namanya ulama tuh,,mereka dalam menentukan suatu fatwa,,,ga sembarangan netapin gitu aja, tapi mereka menimbang-nimbang dan berpedoman pada Al-Qur’an, Al-Hadist, Ijma’ Ummat ( Musyawarah para ulama dalam menentukan suatu fatwa ), dan juga Qiyash ( perbandingan suatu hokum syariat ) jadi,,kita harus berpedoman pada keputusan para ulama,,,bukan ramalan dari Mama Lorenz,,Ki Joko Bodoh,,dan lain-lainnya yang mana,,mereka itu dalam meramalkan sesuatu,,lebih merujuk kepada hal-hal yang mistis,,seperti bantuan jin dan lain-lain
Nah,,sekarang kita akan ngebahas tentang kemunculan Imam mahdi,,tapi menurut syariat islam lho,,bukan asal-asalan… jadi sekarang saya akan sedikit sharing tentang ilmu yang pernah saya dapat dari guru saya…
Ada suatu hadits yang maksudnya seperti ini :
umur umat nabi adam => umat nabi nuh = 1000 tahun
umur umat nabi nuh => umat nabi ibrahim = 1000 tahun
umur umat nabi ibrahim => umat nabi Musa = 1000 tahun
Umur Umat nabi Musa => umat nabi isa = 1500 tahun
Umur umat nabi Isa => umat Nabi Muhammad = 600 tahun
Umur Umat Nabi Muhammad => Hari Kiamat = 900 tahun
6000 tahun

Nah dari sini,,kita bisa liat,,umur manusia di dunia hanya 6000 tahun saja, atau 6 hari Akhirat dimana ( singkat banget ya???)
1 hari akhirat = 1000 tahun dunia
dan perlu diketahui, dunia ini sudah ada sejak 18 milyar tahun yang lalu,,jadi,, keberadaan manusia di bumi hanya :
= 3,3 jam saja ( widih,,,,lebih singkat lagi…)

Nah,,lanjut ke masalah kemunculan imam mahdi.
S eperti yang sudah kita liat tadi, umur umat nabi Muhammad sampai ke hari kiamat ( dihitung sejak tahun kerasulan beliau ) adalah 900 tahun,,tapi itu Cuma pembulatan ke bawah lho.. tapi angka ini biasanya diganti dengan jumlah 1000 tahun,,, kemudian ada salah satu hadist yang menyebutkan,
“ semoga umat ini ( umat Nabi Muhammad SAW ) dipanjangkan sampai setengah hari “ ,,,maksud setengah hari disini adalah setengah hari akhirat, jadi sama dengan ?? ( pinter..!!)
Ya sama dengan 500 tahun dunia…
So,,umur umat nabi Muhammad => 1000 + 500 = 1500 tahun
Nah,,,sekarang kita bandingin dengan tanggalan hijriah,,

Angka 1500 tahun itu kan, dihitung dari tahun setelah kenabian beliau,,sedangkan kalender hijriah, diambil mulai hijrahnya beliau ke madinah,,,jadi antara tahun kenabian dengan hijrahnya beliau masih ada jarak,,yakni masa kerasulan beliau di makkah,,,yaitu selama kurang lebih 12 tahun
Jadi,,kalo kita mau jadiin ke kalender hijriah :

1500 – 12 = 1488 Hijriah
Nah, menurut perhitungan di atas, maka hari kiamat akan terjadi pada tahun 1488 Hijriah atau sekitar tahun 2067 Masehi ( waduh…dikit lagi neyh,,..)
Ok lanjut tentang prediksi tahun kedatangan Imam Mahdi,,,,

Ada sebuah hadits yang maksudnya, “ setelah Imam Mahdi di baiat, maka bumi akan diliputi kemakmuran, sampai-sampai harimau dan domba akan makan rumput bersma di padang rumput yang sama, dan masa kemakmuran ini akan berlangsung selama 7 tahun. “

Dan setelah masa kemakmuran yang selama 7 tahun itu, akan muncul asap yang memenuhi timur dan barat, dimana setiap orang yang beriman, apabila menghirup sedikit saja asap tersebut, maka dia akan meninggal. Jadi pada masa ini, terjadi pembantaian umat islam ( bukan pembantaian sebenarnya, karena maksud Allah disini, Cuma mau abisin umat islam, biar mereka ga ngerasain pedihnya hari kiamat) jadi yang tersisa hanyalah orang-orang kafir saja yang akan merasakan pedihnya hari kiamat.

Nah,,kan yang tersisa Cuma orang-orang kafir saja. Maka kehidupan pada masa itu akan kacau balau, karena kehancuran akhlak dan moral mereka yang tidak mengenal dan memahami islam. Masa-masa kacau ini akan berlangsung selama 40 tahun, hingga Allah memerintahkan malaikat israfil untuk meniupkan sangkakala yang pertama, hingga akhirnya terjadilah kiamat. Dan orang-orang kafir tersebut akan merasakan pedihnya hari kiamat.

Nah,,,dari dalil-dalil yang di atas,,bisa diambil kesimpulan :
1. setelah Imam Mahdi di baiat, dan kemudian Nabi Isa pun turun ke bumi di menara putih di damaskus, dan kemudian hadir ketika akan dilaksanakan sholat subuh bersama imam mahdi, dan imam mahdi yang menjadi imamnya. Seusai sholat subuh, ketika gerbang makkah dibuka, maka sudah bersiap Dajjal bersama pasukannya di luar. Dan kemudian tiba-tiba mereka pun leleh seprti es yang meleleh, dan kemudian Dajjal pun mati dengan perantaraan ditombak oleh nabi Isa
2. Dajjal Mati = 7 tahun kemakmuran islam => penghabisan umat islam
3. Umat islam habis => 40 tahun orang kafir tersisa = > hari kiamat

Nah, sekarang kita balik ke pelajaran matematika….
Tadi angka yang udah kita dapet adalah 1488 H ( yakni waktu terjadinya hari kiamat )
Kemudian seperti yang tertera di poin nomor 3, sebelum terjadi kiamat, umat islam akan dihabiskan dan tersisa orang kafir saja,,,masa ini terjadi selama 40 tahun,,nah jadinya :
1488 – 40 = 1448 H
kemudian setelah Imam Mahdi di baiat, akan terjadi masa-masa kemakmuran selama 7 tahun,,,
jadi, Imam Mahdi akan dibaiat :
1448 – 7 = 1441 Hijriah
Atau => 1441 Hijriah = 2020 Masehi

Tapi,,yang terpenting adalah, bagaimana kita mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan imam mahdi tersebut. Jangan sampai, ketika Imam Mahdi sudah di baiat, kita masih belum siap untuk membaiatnya, lantaran akidah dan ilmu yang kita miliki salah.

Wallahu A’lam

oleh : rahmat@smkn8

Qanaah

Hidup mulia dalam pandangan Allah SWT sejatinya dapat dicapai dengan mengedepankan sikap qanaah. Mereka yang bersikap qanaah akan selalu merasa cukup dan ridha atas pemberian Allah SWT. Ini perwujudan rasa syukur yang hakiki.

Dalam realitas kehidupan saat ini yang hedonistik, kebanyakan orang akan merasa sulit bersikap qanaah. Sebab, keberhasilan hidup hanya dilihat dari sudut pandang sempit, bertolok ukur dari sekadar atribut duniawi, seperti kekayaan harta, pangkat dan jabatan.

Bagi yang tak bersikap qanaah, niscaya pikirannya hanya dipenuhi angan-angan tinggi yang melalaikan. Selalu merasa kurang dan tidak cukup, sehingga muncul sikap serakah. Juga dibarengi rasa dengki atas karunia Allah SWT kepada orang lain.

Tak jarang pula untuk mewujudkan keinginannya, seseorang melakukan tindakan menyimpang dari jalan–Nya. Akibatnya, keinginan yang diraih, tak memberikan keberkahan hidup. Sebaliknya, itu akan mengakibatkan seseorang jatuh dalam kehinaan dan kesengsaraan hidup.

“Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS Yunus 10: 107).

Ayat di atas merupakan jaminan Allah SWT atas karunia-Nya yang akan memberikan ketentraman hati. Tidak perlu ada kecemasan dan kekhawatiran, sehingga sikap qanaah akan selalu melekat kuat.

“Lihatlah kepada orang yang lebih rendah dari kamu dan janganlah melihat orang yang lebih tinggi darimu. Yang demikian lebih layak agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah” (HR Bukhari-Muslim).

Dalam hadis itu, Rasullah SAW amat menekankan agar dalam urusan duniawi, kita melihat kepada orang yang lebih rendah. Jangan melihat yang lebih tinggi.

Ini akan memberikan kesadaran bahwa karunia nikmat Allah SWT telah banyak diberikan agar umat senantiasa bersyukur kepada Nya, pantang berkeluh kesah maupun pantang berputus asa menjalani kehidupan. Sikap qanaah hendaknya tak diartikan pasif dan pasrah secara total dalam menyikapi keadaan yang dihadapi.

“Barang siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin sesungguhnya dia telah beruntung, barang siapa yang hari ini sama dengan kemarin, maka sesungguhnya ia telah merugi. Dan barang siapa yang hari ini lebih buruk dari kemarin, maka sesungguhnya ia terlaknat.” ( HR Dailami ).

Rasulullah SAW telah memberikan dorongan dan motivasi untuk meraih kemajuan, tapi masih dalam bingkai qanaah. Selalu bersikap optimistis dalam menghadapi kehidupan dengan ikhtiar dan bertawakal kepada-Nya merupakan jalan terbaik.

*) Muhammad A.Saefulloh, MA adalah asatidz Majelis Azzikra dan Kepala Madrasah Aliyah YAPINA alternatif Islamic Schools Bojongsari Sawangan, Depok, Jawa Barat.

(sumber: bukitazzikrasentul.com)

Mushola indah di kolong flyover


Pada hari rabu 29 April 2009, tepatnya di Jl. Brigj. Katamso Slipi, bersebelahan dengan Gedung BCA Wisma Asia Jakarta Barat. Saya merasa terpesona dan terharu bahkan sempat tidak percaya saat melihat sebuah Mushola bersih nan indah yang terletak tepat dibawah flyover daerah Slipi itu. Mushola itu diberi nama Al-Ma’ruf, didirikan kurang lebih 6 bulan yang lalu oleh seorang pria kelahiran tahun 1955 yaitu Bapak Ma’ruf atau biasa dipanggil bang Awo, beliau merupakan salah satu orang yang cukup berpengaruh di kawasan itu. Pada dasarnya kolong flyover tidak diperbolehkan adanya bangunan atau sebagai tempat usaha, namun karena hasil pendekatan serta pemahaman yang diberikan oleh Bang Awo kepada pemerintah setempat alhasil berdirilah mushola indah itu. “dulu nya tempat ini sebagai tempat jualan para pedagang kaki lima (PKL) dan akhirnya pemerintah setempat membubarkannya dengan alasan menyebabkan macet dan menjadi kumuh, tapi karena niat saya yang kuat untuk mendirikan mushola disamping sebagai tempat ibadah saya juga menaruh pot-pot bunga yg indah agar kelihatan asri dan nyaman”tutur bang Awo.

Baca selanjutnya...

Motivator Islami : Mario Teguh


Tak disangka Motivator ulung pembawa acara Golden Ways di Metro TV ternyata seorang muslim sejati. Mungkin selama ini kita menyangka beliau adalah seorang yang beragama nasrani atau budha bahkan banyak yang menyangka sebagai seorang pendeta, karena dalam setiap acaranya Mario Teguh selalu mengunakan kata “Tuhan” untuk menggantikan kalimat “Allah”. Fakta Mario teguh seorang muslim atau beragama islam terungkap tatkala Metro TV menyiarkan acara Mario Teguh pada Minggu 19 Juli 2009 yang topiknya seputar ibadah Umrah yang dipandunya. Terlihat Mario teguh sedang berada di Madinah sambil mengenakan pakaian berhaji dan bertasbeh.


Jatidiri Mario Teguh sebagai seorang muslim juga diperkuat dengan wawancara yang dimuat di situs http://sufinews.com
Berikut artikel yang sudah dilansirkan oleh sufinews.com tentang keislaman Mario Teguh.
Sufinews: Formula yang anda tawarkan seperti Emotional Question (EQ) nya Daniel Goldman, begitu?
Mario Teguh : Kira-kira begitulah. Tapi saya mengistilahkannya dengan Emotional Intelegents atau Kecerdasan Emosi.
Sufinews:Jabarannya seperti apa?
Mario Teguh : Banyak cara yang ditawarkan orang dalam melatih responcibility seorang klien. Ada orang yang dilatih untuk berespon agresif terhadap stimuli. Ada juga yang berlatih merespon dengan cara melarikan diri. Ada pula yang menggunakan pendekatan bersembunyi atau mencari pembenaran diri pada apapun. Pada pendekatan yang terakhir ini apapun dibenarkan sebagai dukungan terhadap kebenaran diri karena mendapat serangan dari lingkungan. Nah paradigma ini yang biasanya dibangun dalam budaya. Sehingga muncul budaya kalau tidak setuju diam saja, nanti kalau sudah keterlaluan baru kita bereaksi. Nah ini mengakibatkan sekelompok orang untuk diam selama tidak setuju dan kalau sudah tidak tahan baru bereaksi dengan reaksi yang lebih agresif dan anarkis.
Kecerdasan emosi itu bukan semata kemampuan seseorang mengendalikan emosi pada tempat dan waktu tertentu. Dalam Kecerdasan Emosi seseorang dibekali semacam peta baku yang menjadi “rujukan” untuk respons terhadap spekuli, atau respons terhadap hubungan. Seorang anak yang sudah memiliki Peta Kecerdasan Emosi tidak akan berespons negatif ketika dihina sebab dalam dirinya sudah ada peta bahwa hanya orang yang rendah saja yang marah ketika direndahkan orang lain. Seseorang yang sudah memiliki Peta Kecerdasan Emosi tidak akan berespons negatif ketika dikatakan bodoh oleh pihak lainnya sebab dalam Peta Emosi yang dimilikinya ada petunjuk bahwa hanya orang bodoh saja yang mengatakan orang lain bodoh. Kalau secara kolektif bangsa ini di isi oleh individu-individu yang bereaksi positif terhadap apapun yang terjadi dilingkungan kita, yakinlah kehidupan berbegara dan berbangsa ini akan lebih damai dan syahdu. Jadi, penyemangatan yang kita bicarakan adalah penyemangatan yang memiliki muara pada pengertian-pengertian baik dan positif, bukan dari acara hingar bingar seperti musik keras atau teriak-teriak atau loncat-loncat atau melalui obat atau minuman yang membantu artificial kita untuk merasa kelihatannya seperti bersemangat. Penyemangatan yang demikian ini sesaat saja sifatnya. Di Jepang ada sebuah toko barang antik yang disediakan untuk para eksekutif yang tengah dilanda amarah. Disitu, orang boleh memecah berbagai jenis keramik yang ada dengan harapan setelah itu orang akan merasa lega karena amarahnya telah ditumpahkan pada barang-barang yang dipecahnya.
Sufinews:Anda menghindari pendekatan macam ini?
Mario Teguh : Ya. Seperti yang saya katakan barusan, pendekatan macam itu temporal saja sifatnya. Dan ini bukan pemecahan. Marah hanya bisa diobati dengan memaafkan. Menahan amarah tanpa memaafkan hanya akan menambah penyakit saja.
Sufinews: Tapi dalam konsep tasawuf, memaafkan itu harus dilatih terus menerus seiring dengan tumbuhnya “kedewasaan ruhaniah” seseorang. Masih dalam konteks tasawuf, memaafkan itu hasil perjuangan dari pengendalian kekuatan ghadhab (amarah) yang berada diantara dua tekanan; pengecut dan pemberang. Bagaimana menurut Anda?
Mario Teguh : Nah disinilah letak perbedaan antara Ilmu Kejiwaan Barat dengan Ilmu Kejiwaan dalam agama. Ilmu Kejiwaan Barat tidak menyertakan komponen keyakinan yang murni sebagai mekanisme manusia sebagai sebuah sistem, sedang Ilmu Kejiwaan dalam agama menyertakan proses bahwa manusia itu bagian dari sebuah keberadaan yang lebih besar, yakni Tuhan. Dan apa yang Anda sampaikan itu adalah bagian dari Ilmu Kejiwaan dalam agama. Apa yang Anda katakan itu memang sudah seharusnya demikian bagi orang yang sudah mengakui keberadaan Tuhan. Karena kalau kita sudah menerima Tuhan, semua waktu, tempat, keadaan dan kesempatan dipersembahkan hanya untuk Tuhan. Alasan kita tersenyum di pagi hari kepada isteri dan anak-anak, menyambut mereka dengan santun, berusaha datang tepat waktu untuk memenuhi janji, itu semua bukan semata-mata karena didasari atas kesantunan kita sebagai manusia, melainkan kita ingin mengabdi kepada-Nya. Kembali pada “memaafkan” yang Anda katakan, dia sebenarnya akibat dan bukan sifat. Memaafkan adalah sebuah peralihan dari pusat ego kepada altruisme. Orang-orang altruis dalam al-Quran disebut sebagai orang-orang yang berbuat baik (al-muhsinun; red). Semakin jelas disini bahwa memaafkan tak bisa direkayasa secara artificial dengan upacara pemutihan seperti acara halal bi halal misalnya. Serupa dengan memaafkan, kesabaran pun demikian. Ia bukan sifat tapi akibat. Ya, akibat dari karena ia mengerti resiko, mengerti reaksi yang tidak proporsional. Orang yang penyabar dan pemaaf itu sebenarnya cermin dari pengertian luas yang ia miliki. Karenanya kalau ada orang dilahirkan enggak bisa marah, itu bukan kesabaran tapi ketidaknormalan.
Sufinews: Saat memberikan terapi atau memotivasi, diantara Ilmu Kejiwaan Barat dan Ilmu Kejiwaan dalam agama, mana yang anda gunakan?
Mario Teguh : Kalau Anda perhatikan penjelasan saya diatas, sebenarnya “peta” yang ada dalam Kecerdasan Emosional yang saya tawarkan merupakan gugusan pilar dari kebenaran, keindahan dan kebaikan. Hal ini didasari oleh fitrah kehidupan bahwa manusia dalam hidup itu tak lepas dari menginginkan kebaikan, menyukai keindahan dan mencari kebenaran. Tapi dalam realitas kehidupan, tiga hal ini lebih sering dirasakan oleh manusia sebagai tiga hal yang berdiri sendiri-sendiri. Misalnya kebenaran yang dicari ternyata malah membawa kepedihan, keindahan yang disukainya ternyata tidak membawa kebaikan, atau kebaikan yang diusahakan malah bertentangan dengan kebenaran. Pada saat yang demikian manusia tidak dapat menikmati keadaan itu secara sempurna lalu mengidap split personality atau kepribadian yang terpecah belah. Nah kira-kira melalui apa manusia dapat menemukan dan merasakan kebenaran, keindahan dan kebaikan sejati (haqiqi; red)? Dalam beragama bukan?!
Sufinews: Wah penjelasan Anda nyufi banget loh ?!
Mario Teguh : Ha…ha…ha…terimakasih, Mas. Tapi terus terang. Dalam menjalankan tugas (baik sebagai pembicara publik maupun motivator) saya menghindari komponen-komponen komunikasi yang terlalu mengindikasikan agama Islam secara formal atau verbal.
Sufinews: Kenapa ?
Mario Teguh : Buat saya, ketika kita betul-betul dengan sadar sesadarnya mengatakan “ya !” terhadap keberadaan dan keesaan Allah (laa ilaaha illallaah; red) kita tak perlu repot-repot lagi memikirkan lebel-lebel formal ketuhanan. Pokoknya terus berlaku jujur, menjaga kerahasiaan klien, menganjurkan yang baik, menghindarkan perilaku, sikap dan pikiran buruk, saya rasa ini semua pilihan orang-orang beriman. Itu alasan pertama, Alasan kedua, Islam itu agama rahmat untuk semesta alam loch. Berislam itu mbok yang keren abis gitu loch ! Maksudnya jadi orang Islam mbok yang betul-betul memayungi (pemeluk) agama-agama lain. Agama kita itu sebagai agama terakhir dan penyempurna bagi agama-agama sebelumnya. Agama kita puncak kesempurnaan agama loch. Dan karenanya kita harus tampil sebagai pembawa berita bagi semua. Kita tidak perlu mengunggul-unggulkan agama kita yang memang sudah unggul dihadapan saudara-saudara kita yang tidak seagama dengan kita. Bagaimana Islam bisa dinilai baik kalau kita selaku muslim lalu merendahkan agama (dan pemeluk) agama lain.
Sufinews: Apakah dalam pandangan Anda semua agama itu sama ?
Mario Teguh : Ha…ha…ha…ya jelas tidak sama toch, Mas. Tapi oleh Tuhan manusia diberi kebebasan memilih diantara ketidak samaan itu. Saya tidak akan mengatakan bahwa perbedaan itu rahmat, tapi saya akan menunjukkan Windows Operating System yang dikeluarkan Microsoft. Masih ada toch Mas orang yang masih menggunakan Windows 95? Masih ada juga kan orang yang menggunakan Windows 98 atau Windows 2000? Dan Anda sendiri sekarang menggunakan Windows XP kan?. Begitu juga dengan agama-agama Tuhan, Mas. Ada versi-versi yang sesuai untuk zamannya, untuk kelengkapan fikiran di zaman itu dan disana ada jenis kemampuan masing-masing orang dalam menyikapinya. Masak Anda mau memaksa orang lain untuk memakai XP pada orang yang kemampuannya cuma sebatas memiliki Windows 95? Tidak toch!? Alangkah indahnya kalau semua orang Islam ketika bicara dapat diterima semua pemeluk agama lain.
Sufinews: Contohnya seperti apa pembicaraan yang dapat diterima semua pemeluk agama ?
Mario Teguh : “Anda adalah direktur utama dari perusahaan jasa milik Anda sendiri. Anda adalah CEO dari kehidupan Anda sendiri. Anda sebenarnya, sepenuhnya bertanggungjawab atas bisnis kehidupan Anda dan apapun yang akan terjadi pada diri Anda sendiri. Anda bertanggungjawab atas semuanya antara lain, produksi, pemasaran, keuangan, RND dan lain sebagainya diperusahaan kehidupan Anda. Demikian pula Anda sendirilah yang menentukan berapa besar gaji Anda, berapa income Anda. Bila Anda tidak puas dengan penghasilan yang Anda terima, Anda bisa melihat didekat cermin Anda dan menegosiasikan pada bos Anda, yakni Anda sendiri yang ada didalam cermin,” begitu kira-kira. Nah, menurut saya etos demikian tak dapat dibantah oleh semua ajaran agama-agama yang ada didunia.
Sufinews: Anda ingin mengatakan bahwa dibalik cermin tersebut ada impian masa depan dan perencanaan strategis, begitu ?
Mario Teguh : Ya, tepat sekali. Salah satu pengamatan penting yang dapat ditemukan pada suatu perusahaan atau individu adalah perusahaan yang dapat mengetahui nilai utamanya dan dapat membuat perencanaan ke depan serta mengetahui apa yang harus dikerjakan dalam mencapai misi dan visi perusahaan. Demikian pula dengan “perusahaan” Anda. Anda harus memiliki “impian” masa mendatang serta membuat perencanaan strategis yang harus dijalankan sesuai dengan proses yang direncanakan, sehingga Anda bisa mengerjakan apa yang harus Anda kerjakan dan bukan yang Anda senang kerjakan.
Sufinews: Jadi, menurut anda apa asset paling utama untuk perusahaan dan indvidu ?
Mario Teguh : Asset yang paling utama bagi suatu perusahaan dan individu adalah reputasi. Pemasaran adalah persaingan antar persepsi yang ada dibenak pelanggan dan bukan persaingan antara produk yang sebenarnya. Jadi, reputasi dan persepsi suatu perusahaan atau individu adalah sesuatu yang amat penting dalam mencapai kesuksesan.
Sufinews: Jika ditemukan kegagalan, dimana letak masalahnya?
Mario Teguh : Saya melihat hanya sales people yang gagal, yang disebabkan karena mereka banyak menghabiskan waktu untuk melakukan sesuatu yang kurang memberikan nilai-nilai kunci pada perusahaan kehidupan mereka. Sebaliknya, bagi para sales people yang sukses, umumnya mereka fokus pada aktifitas yang banyak memberikan nilai-nilai tambah dalam perusahaan kehidupannya.
Sufinews: Termasuk memberi nilai tambah estetika untuk perusahaan yang bernama Republik Indonesia karena kemerosotan perilaku bangsanya yang terjadi disana-sini?
Mario Teguh : Ha…ha…ha…Dalam sekali anda! Tapi memang benar, pengalaman estetika itu memang menjadi soal yang mendesak bagi masyarakat kita akhir belakangan ini. Sehingga mata pendidikan estetika pun menjadi pendidikan yang layak diakselarasi. Estetika bukan sebatas menyangkut kesenian semata, ini adalah peristiwa kebudayaan. Estetika itu awalnya adalah ketakjuban manusia dihadapan alam. Lalu alam itu mengajarkan bermacam-macam persoalan agar manusia meniru dan menduplikasinya. Sejak itulah lahir peristiwa kesenian. Didalam kesenian jiwa manusia diperkenalkan kepada nilai-nilai yang lebih luhur. Dari keluhuran seni, manusia tergerak untuk mencari pengalaman yang lebih tinggi dan bertemulah dengan pengalaman reliji. Dari seni pindahlah mereka kepada agama. Dari sekedar pengalaman estetik maka menginjaklah manusia kedalam pengalaman relejius.
Sufinews: Sama seperti para ahli tasawuf saat membahas cahaya dari proses manusia bahwa hidup adalah sebuah tamsil agung tentang perjalanan seorang manusia menembus lorong dirinya sendiri, tanpa kawan, tanpa bekal, tanpa lentera…..?
Mario Teguh : Ha…ha…ha…. Anda lebih paham soal itu. Kembali kepada pendidikan estetika tadi, itulah pendidikan yang hasilnya akan kita nikmati dalam bentuk nilai kepatuhan publik kepada hukum, tertib sosial, sikap mental masyarakat yang hidup dan menjunjung tinggi kedaulatan umum. Dan bangsa ini akan menjadi bangsa yang peka terhadap alam dan kemanusiaan.
Sufinews: Sekaligus menjadi bangsa yang tampil lebih kuat dihadapan hasutan budaya pop dan tidak mudah memuja sesuatu yang sejatinya biasa-biasa saja cuma karena ia di populerkan oleh media massa ?
Mario Teguh : Ya. Hasil pendidikan itu membuat bangsa ini mudah mengenali sesuatu yang sejatinya indah dan gerah ketika melihat limbah.
Sufinews: Dengan cara apakah pendidikan estetika ini harus dijalankan ?
Mario Teguh : Oleh karena estetika itu lebih luas dari hanya mengenali lukisan cantik, tidak mudah memang untuk menyingkapnya. Tapi jika mau sederhana mulailah dari diri kita dan masing-masing komponen bangsa untuk kemudian para pemimpin yang besar visi estetik nya dan kesuksesan pun siap untuk dijelang.
Sufinews: Apa arti sukses menurut anda ?
Mario Teguh : Perjalanan 50 tahun hidup yang sudah saya jalani menyimpulkan bahwa sukses itu tidak selalu berarti mendapat piala atau pujian, meski tak ada salahnya jika kita mendapatkan keduanya. Hanya saja itu semua bukan kriteria dari sukses itu sendiri. Karenanya tak jarang orang kemudian sulit menemukan kesuksesan-kesuksesan yang pernah diraihnya. Secara sederhana sukses adalah bagaimana kita keluar dari comfort zone kita dan mencoba menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dengan definisi ini Anda akan melihat begitu banyak kesuksesan yang bisa Anda lihat pada diri Anda. Kalau kemarin Anda baru bisa membantu satu orang, hari ini Anda bisa membantu dua dan besok Anda bisa membantu lebih banyak lagi, maka anda sukses. Dengan perasaan yang positif mengenai kesuksesan yang pernah Anda raih, maka Anda akan merasa semakin sukses dan semakin percaya diri dengan cita-cita, visi dan misi hidup Anda. Saya sangat tidak setuju dengan ungkapan, “Biarlah kita sekarang susah, asal nanti kita sukses”. Ini jelas enggak pernah bakal sukses. Saya bertanya, dimana anak tangganya? Bukankah untuk meraih kesuksesan besar harus diawali dengan kesuksesan kecil dan sedang?. Ada pepatah yang mengatakan, “Sukses akan melahirkan sukses yang lain.” Nah dari pepatah ini dapat diambil pelajaran, apabila kita semakin mudah untuk melihat kesuksesan kita dari hal-hal yang kecil, maka mudah bagi kita untuk mengumpulkan, mengakumulasikan dan melangkah
mencapai sukses yang lebih besar. Percaya dech, dengan sukses kecil-kecil itu, cepat atau lambat sukses yang lebih besar akan menjemput Anda.
Sufinews: Tapi sayang, umumnya, masyarakat kita menilai sukses seseorang dari ukuran-ukuran materi seperti merek mobil yang digunakan, mewahnya rumah yang dimiliki dan lain sebagainya.
Bagaimana komentar Anda ?
Mario Teguh : Ini jelas penilaian yang harus diluruskan sebab akan ada akibatnya; jika tidak kaya atau bergelimang harta maka seseorang tidak dikatakan sukses. Sehingga pada akhirnya berlomba-lomba setiap orang untuk mencari kekayaan yang lepas dari cara yang halal atau yang haram karena ia takut kalau dikatakan tidak sukses. Jika kekayaan itu sudah diraihnya, pasti ia mudah terlena dengan kekayaan itu. Dengan angkuh, ia mengklaim bahwa kekayaan yang ada padanya itu hasil jerih payahnya sendiri. Ia lupa bahwa kekayaan sesungguhnya bukanlah sebab melainkan akibat dari sukses yang diraihnya. Hemat saya, orang yang angkuh dengan apa yang dicapainya sebenarnya dia tidak berencana untuk mencapai kesuksesan-kesuksesan yang lain.
Sufinews: Tandanya apa sich seseorang yang terjebak pada keangkuhan atau kesombongan?
Mario Teguh : Konon tidak seorang pun bisa masuk sorga kalau hatinya tinggi, arogansinya besar dan harga dirinya bengkak. Orang-orang arogan tidak bisa masuk sorga. Kira-kira begitulah secara spiritual. Tetapi didunia pekerjaan pun orang-orang yang kemudian masuk dalam jebakan kesombongan dan arogansi ditandai dengan perasaan luar biasa hebat, perasaan paling top, perasaan paling hebat, bahkan lupa sebenarnya dia sudah merasa lebih besar dari pada sejatinya. Perusahaan-perusahaan dan orang-orang demikian biasanya mulai mengalami proses penjatuhan atau proses penurunan.
Sufinews: Jadi, sombong itu awal dari kejatuhan individual maupun kejatuhan perusahaan?
Mario Teguh : Ya, awal dari kejatuhan individual atau kejatuhan perusahaan adalah ketika mereka lupa diri, arogansi dan sombong. Itulah yang bisa diungkapkan dari sejarah bisnis. Pada banyak produk-produk yang dulu terkenal, pemimpin besar, market leader, tapi kemudian sekarang hilang dari peredaran. Kenapa? Jawabanya adalah ketika mereka terjebak dalam kesombongan yang membuatnya rasa puas diri.
Sufinews: Dengan kata lain, sebaliknya, jika kita ingin maju kita harus rendah hati ?
Mario Teguh : Iya.
Sufinews: Rendah hati yang anda maksud ?
Mario Teguh : Ya, dia sejenis perasaan dimana kita bukan yang paling top, meski barangkali kita sudah duduk di tempat yang top.
Sufinews: Maksudnya ?
Mario Teguh : Bisa saja seorang duduk dikursi Presiden misalnya, Gubernur misalnya, pokoknya sudah paling top. Lalu dia tetap menunjukkan kerendahan hati, itu rendah hati namanya. Sebaliknya, jika seseorang duduk pada tempat yang tinggi, seperti pada jabatan-jabatan itu, namun ia arogan, maka orang tersebut berubah menjadi tirani, berubah menjadi dictator, bahkan fasis. Seseorang yang duduk dikedudukan tinggi tetapi rendah hati maka dia berubah menjadi pelayan, orang tersebut menyenangkan kita. Jadi sekali lagi, seorang yang rendah hati tidak merasa sudah paling tinggi meskipun barangkali dia sudah ditempat paling tinggi. Dengan kata lain, kerendahan hati adalah tidak menuntut apa yang tidak patut bagi kita sesuai dengan kedudukan kita. Mendahulukan orang lain dengan menolak mendahulukan apa yang patut bagi kita sesuai dengan kedudukan kita, itu kerendahan hati. Kerendahan hati adalah sebuah syarat dimana kita bisa belajar lebih lanjut. Ketinggian hati adalah sebuah kondisi dimana kita tidak belajar lagi karena sudah merasa paling top, paling pinter, paling luar biasa.
Sufinews: Penjelasan Anda mengingatkan saya akan nasehat Sufi Besar, Imam Ibnu ‘Atha’illah, yang mengatakan, “Tanamkanlah ujudmu dalam bumi yang sunyi sepi, karena sesuatu yang tumbuh dari benda yang belum ditanam, tidak sempurna hasilnya.” Pertanyaannya, bagaimana memupuk rasa rendah hati dalam diri kita ?
Mario Teguh : O, ya ? Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk memupuk kerendahan hati diantaranya adalah dengan menyadari kembali bahwa seluruh yang kita punyai adalah anugerah-Nya, berkah-Nya atau rahmat-Nya. Karenanya katakan pada diri sendiri, “Aku masih ingin belajar”, “Aku masih ingin mendapatkan input dari sekelilingku”, “Aku masih ingin mendapatkan pengetahuan-pengetahuan dari mana saja agar dapat lebih baik”. “Aku masih ingin belajar”, “Aku masih ingin mendapatkan input dari sekelilingku”, “Aku masih ingin mendapatkan pengetahuan-pengetahuan dari mana saja agar dapat lebih baik”.
Sufinews: Jika ditilik dari kehidupan kita, umat Islam, nampaknya metode memupuk kerendahan hati yang Anda sampaikan masih menjadi problem besar tersendiri ya ?
Mario Teguh : Persis seperti yang saya perhatikan selama ini. Saudara-saudara kita sesama muslim masih terlalu asyik dengan dunianya sendiri dan bergaul hanya pada lingkungannya sendiri. Malah yang lebih memprihatikan, dengan sesama muslim kalau ngundang pembicara dia tanya dulu, “Orang itu madzhabnya apa ?.” Dia tidak akan menerima orang yang tidak satu madzhab, satu aliran, dengannya. Padahal dinegara-negara maju sudah menjadi pemandangan yang biasa orang-orang Yahudi mengundang pembicara Islam, Hindu atau Kristiani, atau sebaliknya. Mereka sudah mantap dengan iman mereka sehingga mereka tidak khawatir dengan pembicara yang datang dari luar komunitas mereka. Mereka sangat yakin, bahwa dengan cara demikian (menghadirkan pembicara “orang luar”), mereka dapat memperkaya wacana dan kehangatan batin.
Kita, atau persisnya sebagian umat Islam, lupa bahwa salah satu cara mensyukuri perbedaan ditunjukkan bukan pada lisan akan tetapi dengan mendengarkan pendapat orang lain yang beda keyakinan agamanya.
Sufinews: Anda punya pengalaman keberislaman Anda?
Mario Teguh : Iya. Pernah beberapa peserta saya mengklaim materi yang baru saja selesai saya sampaikan menurut sudut pandang keyakinan agama mereka. Seorang peserta yang beragama Kristiani mengatakan bahwa materi saya ada juga di ajarkan dalam Injil. Peserta lain yang beragama Islam mengaku bahwa materi yang saya sampaikan ada di Al-Quran surat al-Maidah. Peserta yang Budha menganggap bahwa materi saya itu penerapan dari Dharma-dharma Budha. Saya hanya mengembalikan semua apresiasi itu kepada-Nya
Sufinews: Pengalaman lain ?
Mario Teguh : Masih banyak orang yang salah faham terhadap Islam. Ada satu pengalaman yang mengherankan sekaligus membuat saya prihatin. Dalam satu seminar di acara coffee break isteri saya didatangi salah seorang peserta penganut agama Kristen yang taat. Masih kepada isteri saya, orang itu memberi komentar bahwa saya menerapkan ajaran Injil dengan baik. Lalu dengan lembut, penuh kehati-hatian, isteri saya memberitahu bahwa saya seorang muslim. Sontak orang itu terperanjat saat mengetahui bahwa saya seorang muslim. Yang membuat isteri saya (dan kemudian juga saya) prihatin adalah ucapannya, “Loch, koq ada ya orang Islam yang baik macam Pak Mario !?”

Subhanallah, Kita umat Muslim harus belajar untuk bisa menyampaikan dakwah seperti Mario Teguh, sudah tentu stigma negatif tentang Islam akan berkurang,Mau?

artikel diambil dari : sumbawanews.com
Related Posts with Thumbnails